3 paragraf

Seperti biasa…setelah matahari terbenam, langit gelap, bintang mulai ronda malam, persis seperti hansip perumahan yang keluar poskamling, poskamling singkatan dari pos poskamling, bisa juga dibaca poskamling keamanan lingkungan, lingkungan yang aman tak lepas dari ozone yang bersih, karena bersih adalah sebagian dari iman, padahal itu salah! sebagian dari iman adalah "im" . Karena nanti dikira bahasa bule, maka lebih baik  yang awal saja.

Pak hansip kembali berjalan melewati gang sempit tempat Bu ijah jualan rujak, rujak Bu ijah terkenal seantero kampung, padahal sebenarnya Bu ijah tidak berniat berjualan rujak, cita-citanya sewaktu kecil adlah menjadi gadis penjual korek api, namun para penduduk tidak percaya, maka ia pun membakar seluruh rumah  penduduk, dimulai dari gang tempat ia berjualan, semua tembok luluh lantak rata dengan tanah, kesimpulannya Pak hansip tadi tidak berjalan melewati gang sempit. Karena ia berjalan setelah terjadinya tragedi itu.

Lain Pak Hansip lain pula Pak dokter, jadi dokter tak bisa merangkap jadi tukang parkir, karena tukang parkir punya peluit, saat tukang parkir tertelan peluit, ia butuh dokter untuk mengoperasi tenggorokan,dokter segera menyuntikkan biusnya sebelum mengoperasi tukang parkir, agar ia tidak merasa sakit, Pak dokter lambat laun kian mengantuk, ternyata ia keliru memilih area suntik, warna kulit pak dokter dan tukang parkir sama persis, setelah di diagnosa ternyata mereka adalah saudara kandung, sedangkan sebagian besar musisi tak menyukai peluit untuk dijadikan alat musik, karena bunyinya monoton.

5 Responses to “3 paragraf”

  1. Monsieur Yogi Says:

    Kalimat-kalimat yang kacau balau. Wartawan ga lulus

  2. pottER Says:

    lagi bosan dengan norma-norma yang mengekang!!!

  3. diNy Says:

    hmm …
    apa ya???

  4. diNy Says:

    hmm …
    lumayan ..
    tapi agak berantakan.

    so far ..
    good enough…

    munkin aku aja gak bisa buat yang kayak begituan.
    mau jadi wartwan ya???

  5. pottER Says:

    Terlalu mudah menulis apa yang udah terjadi dan dapat dilihat mata sebagai kejadian fakta, menulis melambung jauh lebih bikin curious

Leave a Reply